2. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar Indikator 3.3 Menjelaskan dan menentukan representasi bilangan bulat besar sebagai bilangan berpangkat bulat positif. 3.3.1 Menuliskan bentuk bilangan berpangkat bulat positif sebagai perkalian berulang 3.3.2 Membandingkan bilangan berpangkat bulat positif dengan bilangan berpangkat bulat
Langkah-langkahnya sebagai berikut: (1) Pisahkan satuannya terlebih dahulu, sehingga menjadi 135 = 130 + 5 (2) Kuadratkan puluhannya. Selanjutnya ditambah dengan bilangan puluhan, sehingga menjadi 13² + 13 = 169 + 13 = 182. Karena 5² = 25, maka tambahkan bilangan 25 di akhir angka, sehingga jawabannya yaitu 135² = 18225.
a m bibaca “a pangkat m” a disebut dengan bilangan pokok dan m disebut pangkat atau eksponen. 5 3 artinya 5 x 5 x 5 atau bisa ditulis 5.5.5. Mari kita belajar bilangan berpangkat yang lainnya. Perhatikan rumus-rumus berikut:
Dari bentuk di atas, sifat pangkat negatif akan membentuk suatu pecahan, di mana pembilangnya 1 dan penyebutnya berupa bilangan berpangkat itu sendiri. Perhatikan contoh berikut. Contoh Soal Bilangan Berpangkat. Setelah mempelajari apa itu bilangan eksponen beserta sifat-sifatnya, yuk coba asah kemampuanmu melalui contoh soal berikut ini
Kelling trapesium = 10√3 + 5√3 + 7√3 + 4√3 = (10+5+7+4)√3 = 26√3. Baca Juga: Rumus Matematika SMP Kelas 9 Semester 2 Lengkap. Gengs Bisa download 30 Contoh Soal pilihan Ganda Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar dalam bentuk Doc: Download. Demikianlah 30 soal bilangan berpangkat dan bentuk akar. Semoga Bermanfaat
Cara untuk merasionalkan bentuk akar harus memenuhi beberapa syarat-syarat tertentu. Syarat-syarat tersebut ialah sebagai berikut: 1. Tidak memuat faktor yang pangkatnya lebih dari satu. Sebagai contoh: √x, x > 0 → bentuk sederhana. √x 5 dan √x 3 → bukan bentuk sederhana. 2. Tidak ada bentuk akar pada penyebut.
oSziPb.